Istilah-istilah dokumen, perikatan dan instrument pembayaran

DOKUMEN-DOKUMEN

Invoice  Dokumen komersial perdagangan yang utama adalah invoice yang berfungsi sebagai perwujudan transaksi jual beli antar eksportir dan importir. Berdasarkan invoice dapat diketahui berapa harga yang harus dibayar oleh importir dan apa jenis barang serta berapa jumlah barang yang harus diserahkan oleh eksportir.

Packing List Dokumen kelengkapan yang paling sering dipersyaratkan baik oleh pihak pembeli maupun oleh institusi kepabeanan di setiap negara adalah packing list barang. Dokumen ini berisi keterangan mengenai uraian dari barang-barang yang dikemas, dibungkus, diikat dan sebagainya yang tujuannya adalah mempermudah pengecekan atau pemeriksaan.

Insurance Policy Bukti tertulis atas pembayaran premi untuk menutup pertanggungan resiko terhadap sejumlah barang yang diangkut dengan kapal dan secara tegas dinyatakan dalam kontrak pertanggungan resiko.

Certificate of Origin Pernyataan dan sekaligus dokumen pembuktian bahwa asal barang benar benar dari negara/lokasi yang dinyatakan dalam sertifikat. Sebuah pernyataan dokumenter ditandatangani oleh eksportir dan dibuktikan oleh kamar dagang lokal/Konsulat, membuktikan negara asal  barang yang dikirim.

Certificate Of Inspection Dokumen tentang pemeriksaan fisik terhadap kondisi dan keadaan barang yang akan diekspor yang dilakukan oleh surveyor independen atau badan-badan resmi yang ditunjuk dan disahkan oleh pemerintah suatu negara.

Certificate of Analysis Surat keterangan dari Pihak ketiga yang berwenang atau produsen yang diperlukan untuk suatu kontrak Penjualan dan penyerahan barang, yang membuktikan bahwa barang-barang tersebut telah diperiksa Pernyataan yang dicantumkan dalam sertifikat analisis adalah mengenai kandungan bahan dan proporsi bahan yang terdapat dalam kemasan produk.

Certificate of Weight Dokumen ini dibuat dan dikeluarkan oleh badan yang disahkan oleh pemerintah yang tugasnya memeriksa ukuran/berat barang secara tepat. Dokumen ini juga diperlukan untuk mempersiapkan alat-alat pengangkut barang pada saat pemeriksaan

ASWP Any Safe World Port Ini bukan Incoterms resmi, namun sering digunakan  dalam tanda kutip Penjual 'sebagai, misalnya "CIF ASWP", dan diterima secara luas. CIF ASWP dalam kutipan menyiratkan bahwa pengiriman CIF akan biaya yang sama untuk pengiriman ke pelabuhan yang aman di dunia, apa pun jarak dari sumber.

ATB Authority To Board Digunakan untuk pengiriman minyak yang dikeluarkan oleh Penjual, ia menyediakan kewenangan untuk memungkinkan Pembeli untuk naik kapal untuk mengkonfirmasi ketersediaan kargo, kuantitas dan kualitas

ATL Authority To Load Otoritas untuk memuat kapal Pembeli

AWB Air Way Bill Angkutan udara setara dengan B / L (BOL

BCL Bank Comfort Letter Juga dikenal sebagai Surat Kemampuan Bank, atau Surat Konfirmasi Bank, ini adalah surat dari bank pembeli menegaskan kemampuannya untuk memenuhi persyaratan tingkat pembayaran tertentu. Ini Namun harus dipahami bahwa hal ini tidak menyiratkan jaminan pembayaran.

BG Bank Guarantee Surat jaminan berupa sejumlah uang yang dikeluarkan oleh bank lembaga asuransi yang nilainya tergantung dari suatu kegiatan proyek atau yang dipersyaratkan dalam loan/credit agreement atau contract agreement. Ini adalah jaminan dari bank Pembeli untuk waktu singkat (biasanya 1 atau 2 bulan) meliputi pembayaran untuk pengiriman produk jika ada masalah dengan LC utama.

BOL Bill of Lading Surat muat barang-barang yang dikirim. Ini adalah tanda terima yang diberikan oleh perusahaan pelayaran pada saat barang dimuat di kapal lalu diserahkan kepada Pembeli diluar negeri. Ini adalah dokumen penting dan memberikan judul untuk barang. Hal ini diperlukan oleh Pembeli untuk mendapatkan barang dari pelabuhan.

BPU Bank Payment Undertaking (Bank Melakukan Pembayaran)

RoA Result of Analysis Dokument Hasil Analisis

CPA Charter Performance Agreement Piagam Perjanjian Kinerja

DDP Delivered Duty Paid Disampaikan semua biaya pengiriman dan tugas ke tujuan dibayar oleh Pihak Penjual.

Draft Contract Ini adalah kontrak dikeluarkan dari Penjual kepada Pembeli merinci semua persyaratan transaksi. Setelah ini disetujui dan ditandatangani oleh kedua belah Pihak, itu menjadi kontrak akhir.

Demurrage Biaya yang harus ditanggung oleh penyewa kapal/pemilik cargo yang disebabkan adanya kelebihan waktu yang diperlukan kapal dalam melakukan aktifitas bongkar-muat di pelabuhan, dari waktu yang telah disepakati (laytime) dan keterlambatan tersebut disebabkan bukan karena kesalahan pengangkut

Escrow Accounts Rekening Bersama, rekening perantara pihak ketiga yang memberikan layanan jasa sebagai agen pembayaran dalam bertransaksi di dunia maya (online) secara aman, nyaman dan terjamin.

Tahapan Escrow:
(1) Pembeli & Penjual Membuat Kesepakatan
(2) Pembeli Membayar ke Escrow
(3) Penjual Mengirim Barang
(4) Pembeli Menerima Barang
(5) Escrow Membayar ke Penjual

E&OE Errors & Omissions Excepted (Kesalahan dan Kelalaian Dikecualikan), Hal ini sering ditemukan pada faktur dan kutipan, dan menunjukkan bahwa penulis tidak bertanggung jawab jika ada kesalahan atau teks hilang. Dokumen karenanya harus benar-benar diperiksa.

FCL Full Container Load Barang-barang mengisi wadah, barang tidak ada Pembeli lain akan berbagi wadah. Sering Penjual tidak akan memasok kurang dari satu kontainer penuh. LCL akan menunjukkan kurang dari satu kontainer. Barang-barang tidak mengisi ruang lengkap wadah. Seringkali wadah dikonsolidasikan, yaitu mereka penuh dengan barang-barang dari Penjual yang berbeda untuk Pembeli yang berbeda untuk membuat efisiensi penggunaan ruang.

FCO Full Corporate Offer Penawaran Kendali Perusahaan, Sebuah tawaran resmi dari Penjual kepada Pembeli yang mencakup rincian produk, alokasi dan spesifikasi.

ICPO Irrevocable Corporate Purchase Order Tawaran resmi Penjual (FCO) disetujui oleh Pembeli dan Pembeli menawarkan pesanan Pembelian.

IMFPA Irrevocable Master Fee Protection Agreement Ini adalah perjanjian antara broker / agen / mediator dan mandat Penjual / menyatakan setiap komisi pengantar dibayarkan setelah transaksi dimulai.

INCOTERMS International Commercial Terms Komersial Ketentuan Internasional, Satu set impor/ ekspor istilah pengiriman terkait dirancang dan diterbitkan oleh International Chamber of Commerce (ICC). Istilah-istilah Incoterms yang diterima secara internasional dan harus selalu digunakan untuk menghindari kesalahpahaman antara mitra dagang.

TERMINOLOGI PENYERAHAN BARANG - INCOTERMS (2010) terdiri dari :


EXW Ex-Works Penyerahan yang dilaksanakan disuatu tempat milik eksportir atau di negara asal barang (pabrik, gudang, dan lain-lain). Kewajiban dan resiko yang timbul setelah penyerahan tersebut, misal: stuffing ke sarana pengangkut, pengangkutan kepelabuhan, pengurusan formalitas ekspor, biaya tambang, dan sebagainya sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembeli.

FCA Free Carrier Penjual menyerahkan barang kepada pengangkut dalam keadaan sudah mendapat ijin ekspor, ditempat yang ditunjuk oleh pembeli

FAS Free Alongside Ship  Penjual wajib menanggung biaya dan resiko sampai dengan penyerahan barang di samping kapal di pelabuhan pengapalan, dalam keadaan sudah mendapat ijin ekspor. Dengan demikian titik kritis peralihan resiko terjadi di pelabuhan pengapalan ketika barang telah diserahterimakan. Terms ini hanya dapat dipakai untuk angkutan laut dan sungai saja.

FOB Freight On Board Penjual wajib menanggung biaya dan resiko sampai dengan barang melewati batas pagar kapal (on board) di pelabuhan pengapalan, dalam keadaan sudah mendapat ijin ekspor. Dengan demikian resiko telah beralih dari penjual kepada pembeli pada saat barang
melewati pagar kapal (when the goods passed the ship’s rail). Syarat penyerahan FOB hanya dipakai untuk pengangkutan laut dan sungai saja.
Batu bara akan dibayar setelah batubara sudah berada di atas kapal, sehingga Pembeli/Penjual (salah satu saja) tidak perlu membayar biaya pengapalan, aktivitas pelabuhan, maupun transportasi dari tambang ke pelabuhan. Jadi, biaya-biaya tersebut dibebankan kepada Pembeli atau Penjualnya, tergantung agreementnya.

CFR Cost and Freight Harga termasuk biaya barang, pemuatan, dan angkutan ke Port tujuan. Ini tidak termasuk biaya bongkar muat. Penjual menyerahkan barang setelah barang melewati batas pagar kapal di pelabuhan pengapalan dalam keadaan sudah mendapat ijin ekspor, tetapi biaya pengangkutan sampai kepelabuhan tujuan tetap menjadi kewajiban penjual. Titik pertanggungan biaya oleh eksportir adalah sampai dengan pembayaran ongkos angkut. Titik kritis resiko beralih dari penjual kepada pembeli sejak barang melewati batas pagar kapal (on board) di pelabuhan pemuatan. Syarat ini hanya dipakai untuk jenis pengangkut yang melalui laut dan sungai

CIF Cost, Insurance n Freight Ini adalah sama dengan CFR, tetapi juga termasuk asuransi ke Port tujuan dituju.

CPT Carriage Paid To Ketika pengangkutan atas barang ekspor menggunakan lebih dari satu alat transportasi (multi moda). Untuk itu penjual akan menanggung seluruh biaya pengangkutan dan menentukan sendiri pengangkut yang akan membawa barang-barang hingga sampai di suatu tempat tujuan di negara importir.

CIP Carriage & Insurance Paid To Sama seperti CPT ditambah kewajiban membayar asuransi untuk barang yang dikirim.

DAT Delivered at Terminal Penjual menyerahkan barang kepada Pembeli di terminal/dermaga/gudang, pada saat barang tiba di pelabuhan tujuan atau tempat tujuan

DAP Delivered at Place Penjual menyerahkan barang kepada Pembeli di terminal/dermaga/gudang, pada saat barang tiba yang siap dibongkar tempat tujuan.

DDP Delivered Duty Paid Pihak Penjual bertanggung jawab mengantar barang sampai di tempat tujuan, termasuk biaya asuransi dan semua biaya lain yang mungkin muncul sebagai biaya impor, cukai dan pajak dari negara Pihak Pembeli. Izin impor juga menjadi tanggung jawab Pihak Penjual atau kondisi
seluruh formalitas kepabeanan telah diselesaikan (door to door service).

Istilah incoterm lainnya:

DAF Delivered At Frontier Pihak Penjual mengurus izin ekspor dan bertanggung jawab sampai barang tiba di perbatasan negara tujuan. Bea cukai dan izin impor menjadi tanggung jawab Pihak Pembeli.

DES Delivered Ex Ship Pihak Penjual bertanggung jawab sampai kapal yang membawa barang merapat di pelabuhan tujuan dan siap untuk dibongkar. izin impor menjadi tanggung jawab Pihak Pembeli. Hanya berlaku untuk transportasi air.

DEQ Delivered Ex Quay Pihak Penjual bertanggung jawab sampai kapal yang membawa barang merapat di pelabuhan tujuan dan barang telah dibongkar dan disimpan di dermaga. Izin impor menjadi tanggung jawab Pihak Pembeli. Hanya berlaku untuk transportasi air.

DDU Delivered Duty Unpaid Pihak Penjual bertanggung jawab mengantar barang sampai di tempat tujuan, namun tidak termasuk biaya asuransi dan biaya lain yang mungkin muncul sebagai biaya impor, cukai dan pajak dari negara Pihak Pembeli. Izin impor menjadi tanggung jawab Pihak Pembeli.

MEKANISME PEMBAYARAN
A. NON LETTER OF CREDIT
Advance Payment (Pembayaran Dimuka) Pembeli terlebih dahulu melakukan pembayaran baik sebagian atau seluruhnya, sebelum barang yang dipesan dikapalkan oleh penjual.

Open Account (Pembayaran Dibelakang) Kebalikan dari metode advance payment, artinya bahwa penjual mengapalkan terlebih dahulu barang yang dipesan oleh pembeli sebelum pembayaran baik sebagian atau keseluruhan diterima oleh penjual.

Consigment (Konsinyasi) Barang yang diperdagangkan masih berstatus milik eksportir dan sifatnya hanya dititipkan kepada importir untuk dipasarkan di negara importir. Pembayaran sesungguhnya terhadap barang yang dikirim eksportir akan dilaksankan setelah barang yang bersangkutan laku terjual.

Collection Menitipkan dokumen komersial atau dokumen keuangan kepada pihak bank yang selanjutnya akan melakukan penagihan kepada importir, ada 2 metodenya :
a.Documentary Collection Eksportir akan menyerahkan dokumen komersial (commercial invoice dan bill of lading) dan dokumen keuangan (bill of exchange/draft, promissory notes, cheques, atau instrumen sejenis) segera setelah barang dikirim atau dikapalkan.
b. Clean Collection eksportir hanya akan menyerahkan dokumen keuangan tanpa disertai dokumen komersial.


B. LETTER OF CREDIT
PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DALAM KONTRAK L/C :
Applicant, yaitu pihak yang membuka kontrak L/C kepada bank penerbit. Dalam kontrak perdagangan applicant bertindak sebagai pembeli atau importir.
Beneficiary, yaitu pihak yang akan menerima keuntungan atau pembayaran atas pembukaan kontrak L/C. Kedudukan beneficiary dalam sales contract adalah sebagai penjual atau eksportir.
Issuing Bank, adalah bank di negara importir yang menerbitkan L/C atas permohonan applicant.
Advising Bank, yaitu bank di negara eksportir yang meneruskan atau memberitahukan dan juga menegaskan kebenaran pembukaan L/C kepada beneficiary. Selain proses advisi, bank ini dapat juga bertindak sebagai paying bank, sepanjang mendapat penunjukan dari issuing bank.
Confirming Bank, yaitu bank yang menegaskan dan memberikan jaminan pembayaran atas suatu kontrak L/C. Apabila importir atau issuing bank tidak dapat melakukan pembayaran, maka confirming banklah yang akan menanggung pembayaran.
Paying Bank, yaitu bank yang namanya disebutkan secara tegas dalam kontrak L/C sebagai bank yang akan melakukan pembayaran.
Negotiating bank, yaitu bank yang menyetujui untuk membeli wesel (draft) dari beneficiary dengan segera. Biasanya bank tersebut tidak disebutkan dalam kontrak L/C, namun khusus untuk L/C yang memiliki klausul negotiable, maka negosiasi atas dokumen yang dipersyaratkan dalam L/C dapat dilakukan kepada bank lain di luar advising atau paying bank. Selanjutnya, bank tersebutlah yang akan menarik pembayaran (reimburse) dari issuing bank.
Reimbursing Bank, yaitu bank yang menagih kembali (reimburse) kepada issuing bank atas pembayaran yang dilakukannya kepada beneficiary . Kondisi ini terjadi apabila antar bank penerbit dan bank pembayar tidak memiliki akses rekening, sehingga atas pembayaran L/C dilakukan oleh bank ketiga. Bank ketiga inilah yang selanjutnya melakukan proses reimburse.

DOKUMEN-DOKUMEN :
LC or L/C Letter of Credit Dokumen yang dikeluarkan oleh bank yang menjamin pembayaran draft Pembeli untuk jangka waktu tertentu dan sampai jumlah tertentu, di bawah kondisi tertentu. Efektif itu adalah metode pembayaran di mana bank Pembeli menjamin pembayaran kepada Penjual. L/C hampir selalu tidak dapat dibatalkan, dapat (jika diperlukan) akan dialihkan, dan tunduk pada syarat-syarat (misalnya pada SIGHT, 30 hari, 60 hari, dll). Untuk pengiriman rutin yang Revolving L/C sering digunakan. 
Berbagai jenis L/C dapat didefinisikan sebagai berikut:

I L/C Letter of Credit Irrevocable Tidak dapat diubah atau dibatalkan tanpa persetujuan dari bank penerbit, bank konfirmasi (jika dikonfirmasi), dan penjual manfaat. Pembayaran dijamin oleh bank jika persyaratan kredit dan kondisi sepenuhnya dipenuhi oleh penjual. Ini berarti bahwa sekali kondisi Pembeli dalam surat itu telah disetujui oleh Penjual, mereka merupakan usaha yang pasti oleh bank Pembeli dan tidak dapat dicabut tanpa persetujuan Penjual.

R L/C Letter of Credit Revolving Ketika letter of credit (L / C) secara khusus ditunjuk Letter of Credit Revolving, jumlah yang terlibat ketika digunakan secara otomatis kembali, yaitu, jumlah menjadi tersedia lagi tanpa mengeluarkan L/C lain dan biasanya bawah persyaratan dan kondisi yang sama dalam jangka waktu tertentu (biasanya beberapa bulan sampai satu tahun). Ini menghemat administrasi ketika beberapa pengiriman yang terlibat.

S L/C, SBLC Stand-by Letter of Credit Kewajiban tertulis dari bank penerbit untuk membayar sejumlah dana kepada penjual atas nama pembeli mereka, dalam hal ini pembeli sendiri tidak membayar ke penjual. SL/C diatur oleh-500 ICC aturan.

RDLC Documentary Revolving Credit LC harus dalam format film dokumenter yang dikeluarkan oleh bank.

LOI Letter OF Intent Sebuah surat dari Pembeli kepada Penjual menyatakan niat mereka untuk membeli produk tertentu. Surat ini akan mencakup rincian Pembeli, produk dan spesifikasi, alat pembayaran, pengiriman rincian dan tujuan.

NCNDA Non Circumvention Non Disclosure Agreement Ini adalah kesepakatan oleh semua Pihak dalam transaksi bahwa mereka tidak akan menghindari satu sama lain atau mengungkapkan informasi sensitif kepada Pihak luar perjanjian berkaitan dengan transaksi.

PB Performance Bond Jaminan Pelaksanaan adalah bentuk jaminan yang diberikan oleh Penjual yang menjamin mereka akan memberikan sesuai jadwal dalam kontrak. Jika mereka gagal untuk menyampaikan, ini persentase jaminan PB dari nilai total pengiriman menjadi hutang. Nilai PB bulanan adalah total nilai kontrak dibagi dengan jumlah bulan yang disepakati dalam kontrak

SGS Societe General de Surveillance Ini adalah pasar perusahaan terkemuka yang diakui secara global menyediakan inspeksi produk, verifikasi dan jasa sertifikasi. Layanan mereka umumnya diterima dan digunakan sebagai dalam banyak industri. Setelah produk diperiksa dan disertifikasi oleh SGS di pelabuhan muat, pembayaran akan perlu diambil dari LC.
Ada perusahaan lain (seperti Bureau Veritas) yang juga menyediakan jasa inspeksi dan sertifikasi SGS namun adalah yang paling umum digunakan karena keberadaan profil tinggi global dan penjualan umum kualitas.

Soft Offer Sebuah tawaran awal dari Pembeli kepada Penjual yang menguraikan harga dan kuantitas produk, persyaratan instrumen keuangan dan informasi pengiriman.

Soft Probe Authorization Otorisasi dari Pembeli ke Penjual untuk menghubungi bank Pembeli untuk memverifikasi Pembeli memiliki kemampuan keuangan untuk melaksanakan transaksi.

PSA Purchase and Sale Agreement (Perjanjian Jual Beli)

Surety Bond Surat jaminan yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan non bank (pada umumnya perusahaan asuransi yang ditunjuk pemerintah) untuk digunakan sebagai jaminan tender dan pelaksanaan pekerjaan.

Obligasi Surat pengakuan hutang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan atau lembaga-lembaga lain sebagai fihak yang berhutang yang mempunyai nilai nominal tertentu dan kesanggupan untuk membayar bunga secara periodik atas dasar persentase tertentu yang tetap.
(18/10/12; 10:27)






Referensi
: - KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN PUSDIKLAT BEA DAN CUKAI 2011